Perfect capital Market
Secara umum pasar modal sempurna memiliki karakteristik:
- Tidak ada biaya transaksi
- Tidak ada pajak
- Ada cukup banyak pembeli dan penjual
- Ada kemampuan akses yang sama ke pasar
- Tidak ada biaya informasi
- Setiap orang memiliki harapan yang sama
- Tidak ada biaya yang berhubungan dengan hal kesulitan keuangan.
Discounted Cash Flow
Teori ini dikembangkan oleh John Burr Williams
dan Myron J. Gordon. Kosnsep dasar dari teori ini adalah pada nilai waktu uang
Capital Structur Theory
Teori ini dikembangankan oleh Franco Modiglani
dan Merton Miller tahun 1958 atau sering dinamakan teori MM. Teori yang
dikembangkan bahwa nilai suatu perusahaan tergantung pada arus penghasilan
dimasa depan ( future earning streams) dan oleh karena itu tidak tergantung
pada struktur modal. Teori MM yang pertama ini mengasumsikan pada pasar
modal sempurna dan tidak ada pajak, sehingga sering disebut model MM-Tanpa
Pajak.
Sekitar tahun 1963 model ini disempurnakan
dengan model MM-Dengan Pajak. Dengan adanya pajak penghasilan, hutang dapat
menghemat pajak yang dibayar. Tetapi teori ini lupa bahwa hutang yang besar
dapat menimbulkan financial distress. Karena ada kelemahan ini kemudian model
ini diperbaiki yang sering disebut tax saving-financial cost trade off theory.
Dividend Theory
Teori ini juga dikembangkan oleh Modiglani dan
Miller, bahwa kebijakan dividen tidak mempengaruhi nilai perusahaan,
karena setiap rupiah pembayaran dividen akan mengurangi laba ditahan yang
digunakan untuk membeli aktiva baru.
Teori Portfolio dan Capital Asset Pricing Model
Teori Portfolio moder dikembangkan oleh Harry
Markowitz tahun 1990 dan mendapat hadiah nobel. Pelajaran utama dari teori ini
adalah bahwa risiko dapat dikurangi dengan cara mengkombinasikan beberapa jenis
aktiva berisiko daripada hanya memegang salah satu jenis aktiva saja.
Teori yang berkaitan dengan teori portfolio
adalah Capital asset Pricing Model yang dikembangkan Sharpe, John Litner dan
Jan Moissin yang secara terpisah menunjukkan bahwa tingkat keuntungan yang
disyaratkan pada suatu aktiva berisiko merupakan fungsi dari tiga faktor:
- Tingkat keuntungan bebas risiko
- Tingkat keuntungan yang disyaratkan pada portfolio dengan risiko rata-rata
- Volatilitas tingkat keuntungan aktiva berisiko tersebut.
Option adalah hak untuk membeli atau menjual
suatu aktiva pada harga yang telah ditentukan pada waktu yang telah
ditentukan pula. Teori ini secara formal dikembangkan oleh Fisher Black
dan Myron Scholes yang sering disebut Black-Scholes Option Pricing
Model.
Efficient Market Hyphothesis
Teori ini dikembangkan oleh Eugene F. Fama.
Terminologi efisien dalam teori ini pada efisiens secara informasi. Teori ini
mengatakan jika pasar efisien maka harga merefleksikan seluruh informasi
yang ada. Menurut teori ini pasar efisien dibagi menjadi
tiga:
- Pasar efisien bentuk lemah: jika harga sekuritas mengekspresikan seluruh informasi harga dimas lalu, sehingga upaya investeor untuk memperoleh excess return dengan memanfaatkan data harga di masa lalu adalah sia-sia (harga adalah Random wlak)
- Efisiensi bentuk setengah kuat: jika harga mencerminkan informasi harga historis plus informasi yang tersedia bagi publik.
- Efisiensi bentuk kuat: jika harga sekuritas mengekspresikan seluruh informasi yang ada, baik harga sekuritas masa lalu, informasi yang tersedia bagi publik, maupun informasi yang bersifat privat.
Teori ini dikembangkan oleh Michael C Jensen dan
William H. Meckling. Teori ini muncul karena adanya keterpisahan antara pemilik
dan manajemen. Agency relationship muncul ketika individu (majikan/principal)
membayar individu lain (agent) untuk bertindak atas namanya, mendelegasikan
kekuasaan untuk membuat keputusan kepada agen atau karyawannya.
Asymetric Information Theory
Informasi asimetri adalah kondisi dimana satu
pihak memiliki informasi lebih banyak dari pada pihak lain
ConversionConversion EmoticonEmoticon